Viagra ternyata punya saingan dari produk herbal, yaitu buah delima. Banyak cara ditempuh pria untuk menambah kejantanannya, mulai dari konsumsi suplemen dan obat-obatan penambah stamina, sampai datang ke ahli pengobatan pria dewasa. Salah satu obat yang dikenal sebagai obat penambah kejantanan adalah viagra, tapi tahukah anda, ternyata "kesaktian" viagra untuk kejantanan pria dapat ditandingi oleh buah delima?
Disadur dari doktersehat.com, sejumlah dokter di the University of Boston, Amerika, telah melakukan uji coba khasiat buah delima terhadap kelinci jantan.
Hasilnya, jus buah delima, terbukti meningkatkan aliran darah menuju penis — yang tentu saja bisa membantu pria yang mengalami masalah seksual.
Jus buah delima juga tinggi kandungan flavonoidnya –suatu jenis antioksidan kuat yang berperan penting untuk menurunkan radikal bebas, serta mampu memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung dan kanker.
Dokter yakin, pria bakal menikmati banyak keuntungan dari buah delima atau pomegranate yang warna buahnya bermacam-macam ini: ada yang merah, ungu mengilat, putih, dan hijau kekuningan.
Dalam satu gelas sari delima diketahui lebih banyak kandungan antioksidannya dibandingkan dengan satu gelas red wine, green tea atau orange juice.
Antioksidan dipercaya mempunyai peran penting terhadap kesehatan, khususnya dalam mencegah dan memerangi penyakit-penyakit degeneratif, seperti sakit jantung koroner dan kanker.
Tak cuma kehidupan cinta yang sehat, jantung pun lebih sehat karena jus ini juga ampuh
membersihkan “karat lemak” pembuluh darah. Bila pembuluh otak, jantung, mata, dan ginjal berkarat lemak, bisa fatal akibatnya.
Anda bisa terkena serangan jantung, stroke dan segudang penyakit lainnya. Tak heran, dalam Budhisme buah delima tergolong dalam 3 buah yang terberkati, selain citrus,dan peach.
Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh obat kuat viagra antara lain sakit kepala, pening, sampai sakit perut dan juga beresiko terhadap kesehatan jantung. Bahkan pada banyak kasus juga menyebabkan terjadinya diare. Bahaya yang lebih besar dari mengonsumsi viagra adalah kemungkinan hilangnya fungsi penglihatan pada mata. Gangguan penglihatan yang terjadi bisa bersifat sementara, namun bisa juga selamanya. Resiko viagra lainnya adalah dapat memicu resiko bagi penderita sakit mata, penderita diabetes, dan kolesterol tinggi. Apabila viagra diminum bersamaan dengan obat yang mengandung nitroglycerin atau isosorbide, akibatnya bisa lebih fatal.
Menggunakan viagra juga harus dengan resep dokter. Dokter akan memeriksa terlebih dulu untuk memastikan tidak ada faktor resiko yang bisa membahayakan keselamatan jiwa. Penggunaan viagra secara sembarangan tanpa ada panduan dari dokter akan beresiko sangat tinggi. Seringkali, berita kematian muncul di media dikarenakan penggunaan viagra yang tanpa pengawasan dari pihak medis.
Jadi, pilih mana? viagra yang mengandung efek samping atau buah delima?
Disadur dari doktersehat.com, sejumlah dokter di the University of Boston, Amerika, telah melakukan uji coba khasiat buah delima terhadap kelinci jantan.
Hasilnya, jus buah delima, terbukti meningkatkan aliran darah menuju penis — yang tentu saja bisa membantu pria yang mengalami masalah seksual.
Jus buah delima juga tinggi kandungan flavonoidnya –suatu jenis antioksidan kuat yang berperan penting untuk menurunkan radikal bebas, serta mampu memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung dan kanker.
Dokter yakin, pria bakal menikmati banyak keuntungan dari buah delima atau pomegranate yang warna buahnya bermacam-macam ini: ada yang merah, ungu mengilat, putih, dan hijau kekuningan.
Dalam satu gelas sari delima diketahui lebih banyak kandungan antioksidannya dibandingkan dengan satu gelas red wine, green tea atau orange juice.
Antioksidan dipercaya mempunyai peran penting terhadap kesehatan, khususnya dalam mencegah dan memerangi penyakit-penyakit degeneratif, seperti sakit jantung koroner dan kanker.
Tak cuma kehidupan cinta yang sehat, jantung pun lebih sehat karena jus ini juga ampuh
membersihkan “karat lemak” pembuluh darah. Bila pembuluh otak, jantung, mata, dan ginjal berkarat lemak, bisa fatal akibatnya.
Anda bisa terkena serangan jantung, stroke dan segudang penyakit lainnya. Tak heran, dalam Budhisme buah delima tergolong dalam 3 buah yang terberkati, selain citrus,dan peach.
Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh obat kuat viagra antara lain sakit kepala, pening, sampai sakit perut dan juga beresiko terhadap kesehatan jantung. Bahkan pada banyak kasus juga menyebabkan terjadinya diare. Bahaya yang lebih besar dari mengonsumsi viagra adalah kemungkinan hilangnya fungsi penglihatan pada mata. Gangguan penglihatan yang terjadi bisa bersifat sementara, namun bisa juga selamanya. Resiko viagra lainnya adalah dapat memicu resiko bagi penderita sakit mata, penderita diabetes, dan kolesterol tinggi. Apabila viagra diminum bersamaan dengan obat yang mengandung nitroglycerin atau isosorbide, akibatnya bisa lebih fatal.
Menggunakan viagra juga harus dengan resep dokter. Dokter akan memeriksa terlebih dulu untuk memastikan tidak ada faktor resiko yang bisa membahayakan keselamatan jiwa. Penggunaan viagra secara sembarangan tanpa ada panduan dari dokter akan beresiko sangat tinggi. Seringkali, berita kematian muncul di media dikarenakan penggunaan viagra yang tanpa pengawasan dari pihak medis.
Jadi, pilih mana? viagra yang mengandung efek samping atau buah delima?


0 Response to "Obat Kejantanan Pria, Viagra versus Buah Delima"
Posting Komentar