Pemakaian parasetamol/acetaminopen dalam dosis besar bisa menyebabkan gangguan kesehatan hati, bahkan bisa merusak organ yang satu ini.
Parasetamol merupakan obat yang biasa dikonsumsi masyarakat untuk mengobati demam dan sakit kepala dengan berbagai merk yang dikenal di Indonesia antara lain B****x, P*****x, maupun merk lain.
Fungsi Parasetamol adalah sebagai antipiretik (penurun demam) maupun analgesik (pereda nyeri). Sehingga parasetamol bisa digunakan untuk sakit gigi, sakit otot sendi, sakit karena luka, sakit kepala, dan juga penurun demam. Namun di masyarakat, parasetamol cuma dikenal sebagai obat demam dan sakit kepala saja.
Pemakaian parasetamol yang tidak tepat justru tidak baik bagi kesehatan. Sering kita temui di masyarakat bila seseorang sakit kepala, mereka kadang minum tablet parasetamol sampai 4 tablet sekali minum, sementara sediaan parasetamol yang beredar dipasaran dibuat dengan dosis 500mg dan 650 mg pertabletnya. Jadi jikalau seseorang konsumsi tablet parasetamol 4 tablet 500 mg sekaligus, berarti ia minum 2000 mg atau 2 gram sekaligus.
Dosis maksimal parasetamol yang aman dan diperbolehkan untuk dikonsumsi adalah 3000mg atau maksimal 6 tablet dalam sehari. Namun, walau diperbolehkan sampai 6 tablet perhari, bukan berarti parasetamol bisa dikonsumsi 3000mg sekali minum. Parasetamol tetap harus diminum dengan dosis dibagi, maksudnya adalah apabila memang dibutuhkan sampai 6 tablet sehari, parasetamol harus diminum dengan jarak minimal 4jam. Walau sebenarnya waktu yang disarankan adalah setiap 6-8jam berdasarkan waktu paruh parasetamol.
Pemakaian parasetamol memang tidak harus mengikuti waktu, setiap 6-8jam, namun bisa dikonsumsi ketika sesorang merasakan sakit, karena parasetamol sendiri merupakan obat 'simptomatis', maksudnya obat yang dikonsumsi untuk menghilangkan gejala dari penyakit itu. Berbeda dengan obat antibiotik misalnya, yang harus diminum tepat sesuai dengan anjuran minumnya.
Parasetamol dapat menyebabkan gangguan atau bahkan kerusakan hati bila dikonsumsi dengan dosis berlebih. Berarti disini dosis lebih dari 3000 mg perhari. Bahkan, konsumsi parasetamol 8 tablet 500mg sekali minum, atau 4000mg sekali minum, gangguan/kerusakan hati akan nampak hari itu juga.
Jadi, walau parasetamol termasuk kategori obat bebas yang bisa didapatkan di warung, toko obat maupun apotek, pemakaian atau cara minumnya tetap harus mengikuti aturan pakainya, biar manfaat yang didapat lebih besar daripada efek sampingnya.
Fungsi Parasetamol adalah sebagai antipiretik (penurun demam) maupun analgesik (pereda nyeri). Sehingga parasetamol bisa digunakan untuk sakit gigi, sakit otot sendi, sakit karena luka, sakit kepala, dan juga penurun demam. Namun di masyarakat, parasetamol cuma dikenal sebagai obat demam dan sakit kepala saja.
Dosis maksimal parasetamol yang aman dan diperbolehkan untuk dikonsumsi adalah 3000mg atau maksimal 6 tablet dalam sehari. Namun, walau diperbolehkan sampai 6 tablet perhari, bukan berarti parasetamol bisa dikonsumsi 3000mg sekali minum. Parasetamol tetap harus diminum dengan dosis dibagi, maksudnya adalah apabila memang dibutuhkan sampai 6 tablet sehari, parasetamol harus diminum dengan jarak minimal 4jam. Walau sebenarnya waktu yang disarankan adalah setiap 6-8jam berdasarkan waktu paruh parasetamol.
Pemakaian parasetamol memang tidak harus mengikuti waktu, setiap 6-8jam, namun bisa dikonsumsi ketika sesorang merasakan sakit, karena parasetamol sendiri merupakan obat 'simptomatis', maksudnya obat yang dikonsumsi untuk menghilangkan gejala dari penyakit itu. Berbeda dengan obat antibiotik misalnya, yang harus diminum tepat sesuai dengan anjuran minumnya.
Parasetamol dapat menyebabkan gangguan atau bahkan kerusakan hati bila dikonsumsi dengan dosis berlebih. Berarti disini dosis lebih dari 3000 mg perhari. Bahkan, konsumsi parasetamol 8 tablet 500mg sekali minum, atau 4000mg sekali minum, gangguan/kerusakan hati akan nampak hari itu juga.
Jadi, walau parasetamol termasuk kategori obat bebas yang bisa didapatkan di warung, toko obat maupun apotek, pemakaian atau cara minumnya tetap harus mengikuti aturan pakainya, biar manfaat yang didapat lebih besar daripada efek sampingnya.

0 Response to "Parasetamol Dosis Tinggi Bisa Menyebabkab Kerusakan Hati"
Posting Komentar