Angin Duduk di Dada (apakah Angina pectoris?)
Akhir-akhir ini banyak orang di daerah sekitar tempat tinggalku mengeluh dadanya sakit. Kata orang-orang disini sakit "angin duduk". Sakitnya dada kadang dirasakan sampai "ganggu nyawa" (baca: bikin nafas sempit), nembus ke punggung atau pinggang, sampai sakit kepala dan juga bikin badan sakit/pegal semua.Kebiasaan orang sini begitu ada keluarga atau tetangga sakit "angin duduk" di dada adalah segera membelah ayam yang berukuran kecil untuk ditempel didada, dengan harapan darah dari ayam diserap dada agar rasa sakit dan sesaknya berkurang.
Sebenarnya apa sih sakit "angin duduk" itu?
Angin duduk, sebagaimana sering dikeluhkan pasien lebih merujuk kepada rasa tidak nyaman didada, entah berupa rasa panas, sakit ataupun perasaan penuh di daerah dada.
Penyebab "angin duduk" bisa berasal dari dinding dada sendiri, bisa berasal dari rasa sakit akibat gangguan di Jantung, gangguan di sistem pencernaan, gangguan di Paru, maupun rasa sakit karena beban pikiran (psikosomatik). Ada juga yang merupakan sebaran dari rasa sakit di leher (referred pain)
Walau penyebab angin duduk bermacam-macam, tapi tentunya secara klinis mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Secara garis besar, gambaran karakteristik penyebab "angin duduk" adalah sebagai berikut :
- Dari dinding dada
- Biasanya ada riwayat aktifitas fisik. Rasa sakit akan bertambah dengan perubahan posisi, narik nafas dalam atau penekanan pada bagian yang sakit.
- Gangguan Jantung dan pembuluh darah
- Untuk nyeri dada dikarenakan gangguan di jantung/pembuluh darah, penyebabnya secara umum terbagi menjadi 2 yaitu angina (istilah untuk nyeri dada yang disebabkan ischemia /kurangnya pasokan darah-oksigen; lebih sering disebabkan gangguan pada peredaran darah dan serangan jantung .
- Rasa sakitnya bisa berupa perasaan penuh/seneb di dada, perasaan dada tertekan/berat, rasa terbakar di dada, rasa terbakar di dada terasa ada simpul di tengah-tengah dada, atau kadang-kadang cuma berupa simbol, kepalan tangan di tekan di dada (yang disebut tanda levine)
- untuk angina biasanya rasa "sakit" berada diseluruh dada, dan bisa dimulai dari ulu hati. sedang untuk serangan jantung, jikalau pasien masih sadar, biasanya ia akan menunjuk ke arah satu titik pusat sakitnya.
- rasa sakit biasanya nyebar ke leher, tenggorokan, dagu bahkan sampai gigi, trus ke bahu dan ke tangan, paling sering yang terkena adalah tangan kiri (untuk angina), tapi klo untuk serangan jantung, rasa sakit lebih ke dadanya sendiri
- Gangguan di sistem pencernaan
- Bisa berasal dari kerongkongan/esofagus, lambung maupun usus, namun karakteristiknya juga berbeda-beda.
- Dari esofagus/kerongkongan bisa berupa rasa sakit serupa dengan sakit serangan jantung (pengobatan sama dengan pengobatan angina) dikarenakan esofagus dan jantung disarafi oleh beberapa urat saraf yang sama. Rasa sakit yang sama dengan gangguan jantung lebih disebabkan karena gangguan di dinding esofagus itu sendiri.
- Gastroesofageal reflux disease (GERD),orang bilang asam lambung tinggi, disebabkan karena adanya aliran balik asam lambung ke arah esofagus, ditandai dengan perasaan panas di dada, terasa tidak nyaman, bahkan sampai sakit.
- Untuk membedakan GERD/asam lambung tinggi dengan gangguan di jantung atau paru adalah dari rasa sakit yang kadang disertai dengan rasa2 asam di mulut/tenggorokan.
- Kadang rasa sakit di dada juga disertai dengan gangguan menelan, batuk-batuk yang berkepanjangan yang tidak sembuh dengan hampir semua jenis obat batuk, sesak, yang kadang menyerang malam sama seperti asma.
- Kadang juga ada rasa sakit di punggung atau belikat baik kanan atau kiri ketika serangan GERD terjadi.
- Tukak lambung, biasanya juga menyebabkan dada sakit, jantung debar-debar,tapi disertai rasa perih di ulu hati, untuk yang sudah "lumayan" parah bahkan bisa disertai melena (keluarnya darah hitam/kadang menggumpal bersama kotoran waktu BAB).
- Ganngguan di Paru
- Gangguan di paru bisa menyebabkan nyeri dada, dan untuk nyerinya biasanya akan memberat dengan bernafas. Untuk membedakan nyeri dada dari paru dengan dari yang lainnya salah satunya adalah dari penyebab. Untuk nyeri dada dari paru biasanya ada riwayat tidur atau penerbangan yang lama, sakit datang tiba-tiba waktu bernafas pelan, dan akan terasa sakit hebat ketika mencoba nafas dalam. rasa sakit ini hampir sama dengan yang berasal dari dinding dada sendiri, cuma perbedaannya disini, tidak ada titik nyeri, dan juga untuk perubahan posisi, biasanya nyeri dada dari paru tidak terasa.
- nyeri dada karena paru juga bisa disebabkan karena infeksi paru, namun disini ditandai dengan adanya demam.
- Psikosomatik
- Depresi dan rasa bosan/jenuh paling sering menyebabkan keluhan di dada, dan rasa sakitnya tak jauh beda dengan rasa sakit dada karena jantung/pembuluh darah.
- namun faktor pikiran juga bisa berpengaruh pada tingginya kadar asam lambung, yang juga bisa menyebabkan nyeri dada, tingginya asam lambung yang dipengaruhi pikiran lebih sering disebut maag stress.
Trus klo berdasarkan kasus diatas yang sampai harus dibelahkan ayam berukuran kecil, kira-kira lebih kearah sakit apa? memang tidak mudah awalnya untuk mendiagnosis penyebabnya apa? cuma klo penyebab paling sering di masyarakat, apalagi di masa-masa susah seperti ini, lebih sering karena asam lambung yang ningkat, walaupun tidak menutup kemungkinan dari jantung.
Ketika kita bertemu dengan pasien dengan nyeri dada, sebaiknya segera bawa ke tenaga kesehatan atau puskesmas terdekat. Tapi jikalau yang sakit kita sendiri, dan itu merupakan penyakit kambuhan, obat yang diberikan bisa diminum ulang, untuk sedikit meredakan keluhan dan segera berobat.
Untuk keluhan yang dirasakan datang dari lambung, namun tidak/belum tersedia obat, keluhan bisa dikurangi dengan minum air putih hangat secara pelan-pelan.


0 Response to "Sakit Dada Apakah Angin Duduk"
Posting Komentar